Berita Terkini
BAZNAS KOTA PAYAKUMBUH MENYALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GALODO DI KABUPATEN AGAM
Mari kita kirimkan doa terbaik, uluran tangan, dan bantuan nyata untuk saudara-saudari kita di Sumatera Barat. Mereka membutuhkan kita. Mari bantu saudara kita yang terkena musibah, salurkan infak dan sedekah anda melalui transfer ke Rekening berikut:1. Bank Muamalat infak: 4230017348 An. Baznas kota payakumbuh2. BSI infak: 7187407488 An. Badan amil zakat kota payakumbuh? Atau melalui website kami di https://kotapayakumbuh.baznas.go.id/bayarzakatKontak Layanan BAZNAS Kota Payakumbuh:Telp./ 0752-92275WA:/+62823-8717-2122 (Rifani)+62831-8065-6614 (Oktrial Budiarto)+62823-8300-8074 (Muhammad Ikhsan)#cintazakat#cintainfaq#baznaskotapayakumbuh#baznasberdaya
28/11/2025 | Humas BAZNAS-PYK
Penguatan Pengumpulan BAZNAS se-Sumatera Barat Dorong Profesionalisme Amil
Padang, 6 November 2025 – Dalam upaya memperkuat peran amil zakat agar lebih profesional dan berdaya saing, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan “Penguatan Pengumpulan BAZNAS se-Sumatera Barat” di salah satu hotel di Kota Padang. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 Jumadil Awal 1447 H, bertepatan dengan 4–6 November 2025 M.
Acara ini diikuti oleh pimpinan dan amil terkhusunya dari bidang pengumpulan dari BAZNAS kabupaten/kota se-Sumatera Barat dengan tujuan memperkuat kapasitas pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di daerah. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berupaya membangun kesamaan persepsi dan strategi dalam menjalankan amanah pengelolaan dana umat yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Buchari, M.M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas amil merupakan langkah strategis untuk memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.
“Kegiatan ini adalah momentum penting untuk memperkuat peran dan kapasitas amil di seluruh Sumatera Barat. BAZNAS bukan hanya lembaga pengelola dana zakat, tetapi juga lembaga pemberdayaan yang menumbuhkan kepercayaan publik. Karena itu, amil harus terus meningkatkan kapasitas dan menjaga amanah umat dengan profesional,” ujar Dr. Buchari.
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota.
“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci. Kita ingin memastikan seluruh amil di Sumatera Barat memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam menguatkan pengumpulan zakat. Dengan mindset dan skillset yang kuat, BAZNAS akan semakin dipercaya dan menjadi motor penggerak kesejahteraan umat,” lanjutnya.
Dr. Buchari juga mengajak seluruh peserta untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam memperluas jangkauan penghimpunan zakat serta mengoptimalkan potensi zakat produktif di daerah.
Empat Pilar Penguatan Fundraising Zakat
Salah satu narasumber utama, Dr. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, menekankan pentingnya penguatan indikator kelembagaan dalam mengelola zakat. Dalam paparannya, ia menyebut bahwa keberhasilan lembaga filantropi sangat bergantung pada kemampuan menjalankan fundraising yang bertanggung jawab.
“Indikator lembaga filantropi terlihat dari tanggung jawab kelembagaannya. Fundraising sama dengan tanggung jawab kelembagaan. Dalam pengumpulan zakat, harus ada empat hal utama, yaitu mindset, mentalset, toolset, dan skillset,” jelas Dr. Rizaludin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mindset menentukan pola pikir amil yang berorientasi pada pelayanan umat, mentalset mencerminkan karakter dan integritas dalam bekerja, toolset berkaitan dengan alat ukur dan sistem yang memastikan transparansi, sedangkan skillset merupakan kemampuan teknis dan sosial yang harus terus diasah.
“Dalam skillset terdapat 40 keahlian yang harus dimiliki amil agar mampu mengelola zakat secara profesional, sistematis, dan berdampak. Keempat hal ini menjadi pondasi penting bagi setiap lembaga zakat,” tambahnya.
Kegiatan Penguatan Pengumpulan BAZNAS se-Sumatera Barat juga diisi dengan sesi pelatihan tematik, diskusi, dan praktik terbaik (best practices) dalam pengumpulan zakat berbasis teknologi dan kemitraan strategis. Para peserta diajak untuk memperkuat komunikasi publik dan strategi fundraising yang inovatif agar semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Melalui kegiatan ini, diharapkan BAZNAS se-Sumatera Barat mampu membangun sistem pengumpulan zakat yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel, serta menjadikan zakat sebagai instrumen nyata pengentasan kemiskinan di daerah.
Kegiatan selama tiga hari ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS di Sumatera Barat untuk memperkuat fondasi kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengokohkan kolaborasi antarlembaga zakat.
“Dengan sinergi, integritas, dan profesionalitas amil, kita dapat membangun BAZNAS yang unggul, amanah, dan berdaya guna bagi umat,” tutup Dr. H. Buchari, M.M.Ag.
06/11/2025 | Humas BAZNAS-PYK
Penyerahan Dana Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Pasar Blok Barat Kota Payakumbuh
Payakumbuh, 16/09/25 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Payakumbuh bersama Pemerintah Kota Payakumbuh melaksanakan penyerahan dana bantuan kemanusiaan tahap pertama kepada para korban kebakaran Pasar Blok Barat Kota Payakumbuh.
Dana Bantuan tersebut Merupakan Titipan dari Pemerintah Kota Payakumbuh Yang diterima dari Para Donatur dan Juga Dana Bantuan dari BAZNAS Kota Payakumbuh.
Sebelum dilakukan penyerahan bantuan Korban Kebakaran terlebih dahulu diadakan kesepakatan bersama yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kota Payakumbuh terdiri dari Unsur Sekretaris Daerah Yang dihadiri langsung Oleh Sekdako Rida Ananda, Dari MUI Kota Payakumbuh Buya Erman Ali, Kadis Koperindag dan Pasar Faizal, Kadis Sosial Yonrefli, Pengurus IP3 Pasar Kota Payakumbuh, Ketua BAZNAS Kota Payakumbuh Edi Kusmana dan Unsur Pimpinan BAZNAS serta Kadis PUPR selaku Ketua Panitia Relokasi Pasar.
Pada tahap pertama ini, Berdasarkan Kesepakatan bersama BAZNAS Kota Payakumbuh menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 1.500.000,- kepada masing-masing dari 281 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, berdasarkan Hasil Assesment yang dilakukan oleh Dinas Pasar dan Dinas Sosial sesuai dengan ketentuan di BAZNAS dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp 421.500.000,- dari Total Dana Yang diterima Yaitu Rp. 445.250.000, Dana terbesar Dari BAZNAS Kota Payakumbuh Senilai 200 Juta rupiah, Sementara Bantuan Dari BAZNAS Provinsi SUmatera Barat belum diterima dan masih dalam Proses Assesment.
Selain itu, dilakukan pula penyerahan dana Relokasi Pasar sebanyak 24 unit kios dengan nilai Rp 12.800.000,- per unit, sehingga total bantuan relokasi yang diberikan mencapai Rp 307.200.000,- Dari Total Dana Relokasi Pasar Yaitu Rp. 507.145.500,-
Penyaluran Dana sesuai Arahan Dari MUI Kota Payakumbuh bersama BAZNAS Kota Payakumbuh, mengacu kepada Ketentuan Syariah sesuai dengan ketentuan Fiqh zakat kategori yang sesuai dengan 8 Asnaf, adapun korban yang non 8 asnaf tersebut dialokasikan dari Dana Donatur lepas tidak terikat dengan ketentuan Fiqh zakat.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah bersama BAZNAS Kota Payakumbuh untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana agar dapat segera bangkit dan memulihkan aktivitas perekonomiannya dilaksanakan secara transparan dan terbuka.
> “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban kebakaran dan menjadi modal awal untuk kembali bangkit, baik secara ekonomi maupun sosial,” ujar Ketua BAZNAS Kota Payakumbuh dalam sambutannya.
Dan Kami Dari BAZNAS Kota Payakumbuh berusaha untuk menyalurkan bantuan kepada korban dengan menerima pengaduan dan melakukan asesmen kepada masyarakat yang menjadi korban sesuai dengan mekanisme aturan dan regulasi agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari, Mengingat Keberadaan Pertanggungjawaban BAZNAS Kota Payakumbuh akan dilakukan Audit oleh KAP dan juga Audit Kepatuhan Syariah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Posko Korban Kebakaran Pemerintah Kota Payakumbuh dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan korban, dan tokoh masyarakat.
BAZNAS Kota Payakumbuh mengajak seluruh masyarakat dan para dermawan untuk terus bersinergi membantu para korban hingga proses pemulihan dapat berjalan maksimal.
---
16/09/2025 | Admin



