Jhoni Bahagia, Hari Pertama Jualan, Cendol Emping Buatannya Di Borong Wako Rida
14/08/2023 | Penulis: Admin

berkahberzakat
Hari pertama jualan dengan gerobak baru, Cendol Emping Pak Jhoni laris manis diborong Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda.
Diketahui, gerobak tersebut merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Payakumbuh sebagai biaya modal usaha untuk Pak Jhoni beserta sejumlah keluarga lainnya agar dapat keluar dari kategori kemiskinan ekstrim.
“Alhamdulillah hari ini kita menyerahkan bantuan usaha untuk sejumlah warga kita yang berasal dari zakat yang ada di Baznas,” kata Pj. Wako Rida Ananda, Senin (14/08/2023).
“Tadi saat berkunjung ke tempat Pak Jhoni, kebetulan cuaca juga kurang bagus, cendol emping yang sudah dibuatnya kita beli dan bagi-bagikan. Mudah-mudahan ini langkah awal bagi Pak Jhoni dan keluarga lainnya yang mendapat bantuan biaya usaha bisa keluar dari kemiskinan ekstrem,” tambahnya.
Adapun beberapa keluarga yang mendapatkan bantuan tersebut yakni Afrizon Efendi warga Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Jhoni Putra dan Zulfahmi warga Kelurahan Ikua Koto Dibalai.
Selanjutnya Fredi Agus Dwianto yang beralamat di Kelurahan Parik Muko Aia, Mardani warga Kelurahan Tiakar, Linda Erita warga Kelurahan Nunang Daya Bangun, dan Hendrik warga Kelurahan Parit Rantang.
Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Baznas Kota Payakumbuh Edi Kusmana, Kepala Dinas Sosial Irwan Suwandi, Camat, dan Lurah.
Rida menjelaskan bahwa bantuan biaya modal usaha tersebut disesuaikan dengan jenis usaha yang diminati dan bisa dijankan oleh masing-masing keluarga.
“Harapan kita keluarga yang menerima bantuan ini dapat terlepas dari miskin ekstem. Pengentasan kemiskinan ekstrem memang menjadi salah satu fokus kami sebagai Pj. Wali Kota Payakumbuh,” ujarnya.
Ketua Baznas Kota Payakumbuh Edi Kusmana mengatakan total anggaran untuk bantuan biaya modal usaha masyarakat miskin ekstrim sebesar Rp125 juta.
“Untuk saat ini ada tujuh keluarga yang kita salurkan bantuannya, selanjutnya ada lima keluarga dan nantinya akan ada bantuan pertanian,” katanya.
Ia mengatakan, untuk mendapatkan biaya modal usaha ini, masyarakat diminta membuat semacam rancangan anggaran sesuai yang dibutuhkan dengan anggaran maksimal Rp5 juta untuk satu keluarga.
“Setelah rancangan anggarannya selesai, nanti kita akan datang untuk memberikan bantuannya. Sesuai data dari Dinas Sosial terdapat 40 keluarga yang layak diberikan bantuan,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga penerima bantuan biaya modal usaha, Jhoni Putra mengatakan bahwa dia bertekad untuk bisa keluar dari kategori kemiskinan ekstrim.
“Saya berterima kasih kepada bapak Wali Kota dan Baznas atas bantuan ini. Saya bertekad untuk keluar dari kemiskinan ekstrim,” ungkap Jhoni yang memiliki tanggungan seorang istri dan empat orang anak.
Ia mengatakan bahwa baru memulai usahanya menjual cendol dengan gerobak yang baru. Sebelumnya hanya bekerja mencari barang rongsokan.
Berita Lainnya
Penyerahan Dana Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Pasar Blok Barat Kota Payakumbuh
BAZNAS Kota Payakumbuh Bersama UPZ Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Salurkan Bantuan Zakat Konsuntif Ramadhan

Pengukuhan Pengurus dan Bimbingan Teknis Unit Pengumpulan Zakat UPZ BAZNAS Kota Payakumbuh
Penguatan Pengumpulan BAZNAS se-Sumatera Barat Dorong Profesionalisme Amil

Baznas Kota Payakumbuh Salurkan bantuan Korban Kebakaran
Baznas Kota Payakumbuh Bersama Uzma Care Dan Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Tanggap Bencana Galodo

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
